Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-05 17:55:07【Kabar Kuliner】570 orang sudah membaca
PerkenalanBanjir di Pandeglang akibat luapan Sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga leb

Pandeglang (ANTARA) - Sebanyak 526 unit rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten terdampak banjir akibat luapan sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga lebat di daerah itu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadaman Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu, mengangakan masyarakat yang terdampak banjir itu di sejumlah desa di Kecamatan Angsana dengan ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter.
Baca juga: Mensos salurkan bantuan untuk banjir Pandeglang naik perahu karet
Masyarakat yang terdampak banjir itu hingga kini belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi.
Sebab, banjir setinggi 50 sentimeter masih relatif aman dan masyarakat bisa tinggal di rumah yang terendam air.
Namun demikian, pihaknya sudah melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran logistik itu berupa bahan pokok, aneka makanan ringan, air kemasan, mie, sarden dan lainnya.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Angsana tercatat 526 rumah dan 2.104 jiwa.
"Kami minta masyarakat agar tetap waspada banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari ke depan masih berpeluang," kata Lilis.
Baca juga: Tiga kecamatan di Pandeglang tergenang banjir
Baca juga: BNPB: 16 desa terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang
Sementara itu, Nurdin, warga Desa Pada Mulya Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengangakan pihaknya kini bersama keluarga waspada banjir susulan, karena curah hujan masih tinggi dan berpeluang kembali luapan Sungai Ciliman.
"Kami saat ini tengah menyelamatkan perabotan rumah tangga agar ngak terendam air banjir," katanya.
Suka(6236)
Sebelumnya: Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
Selanjutnya: Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen
Artikel Terkait
- Mematri gerakan energi lestari dari sekolah berdikari
- BPKN siap panggil Aqua terkait dugaan sumber air dari sumur bor
- Menhan pastikan pembangunan Yonif Teritorial TP 821 berjalan baik
- Kriminal kemarin, tersangka korupsi ekspor lalu sabu lewat ayam kecap
- Polda Kepri uji kualitas makanan bergizi gratis tiap hari
- Menko PM terima pesan untuk Presiden Prabowo dari siswi SDN Aek Tolang
- Gubernur minta kepala daerah tetapkan lokasi pembangunan SPPG 3T
- 70 persen serangan beruang di Jepang terjadi di area hunian manusia
- Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
- Konsumsi domestik naik, laba Unilever tumbuh menjadi Rp3,33 triliun
Resep Populer
Rekomendasi

BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob

Petugas gabungan bersihkan puing kebakaran di Jakarta Barat

BNPB salurkan bantuan logistik pascabanjir untuk warga Aceh Jaya

Dinkes: Waspada ISPA, kembali pakai masker dan jaga jarak

Pemprov Jateng: MBG telah sasar 6,3 juta penerima manfaat

BPKP Kalbar awasi kualitas gizi dan akuntabilitas program MBG

BRIN temukan penggunaan "test kit" kurang sesuai dalam kegiatan MBG

Kemendag catat nilai transaksi UMKM BISA Ekspor capai Rp1,8 triliun